BeritaProdi

Persiapan Kuliah Lapangan Ulu Belu, Teknik Geofisika Unila Gelar Seminar Nasional Energi Panas Bumi

Seminar Nasional Kuliah Lapangan 2026 yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Geofisika Universitas Lampung berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan akademik bagi mahasiswa sebelum melaksanakan kuliah lapangan di area panas bumi Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, yang merupakan wilayah operasional Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT. Pertamina Geothermal Energy.

Seminar dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 2 dan 4 Mei 2026, bertempat di Auditorium Jurusan Teknik Geofisika Universitas Lampung. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Teknik Geofisika angkatan 2023, dengan tujuan memperkuat pemahaman teoritis dan aplikatif terkait eksplorasi serta pengembangan energi panas bumi.

Pada hari pertama, 2 Mei 2026, seminar dibuka dengan pemaparan materi oleh Reza Syahputra, S.T., M.T., seorang geofisikawan dari PT. Geo Dipa Energi, yang mengangkat topik “Eksplorasi Geofisika untuk Geothermal”. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan wawasan mendalam mengenai metode geofisika yang digunakan dalam identifikasi dan karakterisasi sistem panas bumi.

Selanjutnya, Aquardi Rachmat Suminar, selaku Head of Resource Growth & Strategic Development dari Star Energy Geothermal, menyampaikan materi berjudul “Peran Energi Panas Bumi dalam Strategi Dekarbonisasi Industri Energi Menuju Indonesia Net Zero Emission 2060”. Ia menekankan pentingnya kontribusi energi panas bumi dalam transisi energi bersih dan pengurangan emisi karbon nasional.

Materi hari pertama ditutup oleh Prof. Dr. Muh. Sarkowi, dosen Teknik Geofisika Universitas Lampung, yang membawakan topik “Pembauran Energi di Tengah Krisis Global”. Dalam paparannya, beliau mengulas tantangan dan strategi diversifikasi energi dalam menghadapi dinamika krisis energi global.

Pada hari kedua, 4 Mei 2026, seminar dilanjutkan dengan pemaparan dari Maulite Agus Sihotang, Manager of New Opportunities Exploration and Technical Support PT. Supreme Energy. Ia menyampaikan materi berjudul “Indonesia Intermediate-Temperature Resource Exploration and Development: Opportunities and Challenges”, yang membahas potensi serta kendala dalam pengembangan sumber daya panas bumi bertemperatur menengah di Indonesia.

Seminar kemudian ditutup oleh Muher Sukmayanto, S.P., M.P., seorang agronom dari PT Pupuk Indonesia, dengan materi “Integrasi Geosains dan Energi Berkelanjutan oleh PT Pupuk Indonesia untuk Masa Depan Indonesia”. Ia menyoroti pentingnya sinergi antara geosains dan sektor industri dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih matang, baik secara konseptual maupun teknis, dalam menghadapi kuliah lapangan di area panas bumi Ulu Belu. Seminar ini juga menjadi wadah strategis untuk mempertemukan akademisi dan praktisi industri dalam berbagi pengetahuan serta pengalaman di bidang geofisika dan energi berkelanjutan.

Bagikan ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.