BeritaProdi

Prodi Teknik Geologi Unila Adakan Kuliah Umum Menganal “Geologi Regional Lampung”

Bandar Lampung – Program Studi (Prodi) Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Lampung (Unila) sukses menyelenggarakan Kuliah Umum berjudul “Mengenal Geologi Regional Lampung” pada Selasa (4/11/2025). Acara ini diselenggarakan di Aula A2.1 Fakultas Teknik Unila dan dihadiri oleh sekitar 100 peserta, yang didominasi mahasiswa Teknik Geologi angkatan 2024 dan 2025.

Kuliah umum ini dirancang khusus untuk memperluas wawasan dan memperdalam pemahaman sivitas akademika, khususnya mahasiswa baru, mengenai fondasi geologi di provinsi tempat kampus mahasiswa belajar. Untuk membahas topik ini, Prodi Teknik Geologi Unila mengundang Bapak Angga Jati Widiatama, S.T., M.T., seorang Dosen dari Program Studi Teknik Geologi, Institut Teknologi Sumatra (ITERA).

Gambar 1. Pemaparan materi oleh Angga Jati Widiatama, S.T., M.T.

Dalam pemaparannya, Bapak Jati secara komprehensif menguraikan tiga pilar utama yang membentuk geologi Lampung. Materi dimulai dengan penjelasan mengenai Fisiografi Regional, yang memetakan bentuk lahan, rupa kenampakan, dan bentang alam utama di wilayah tersebut. Diskusi kemudian berlanjut ke pilar kedua yang krusial, yakni Tatanan Tektonik Regional. Narasumber menjelaskan bagaimana posisi Lampung dalam tatanan lempeng tektonik global dan regional menjadi kunci utama pembentukan batuan dan struktur geologi. Selanjutnya, narasumber merangkai kedua pilar tersebut untuk menjelaskan Geologi Regional Lampung secara utuh, termasuk formasi-formasi batuan dan sejarah geologi yang telah membentuknya sejak jutaan tahun lalu.

Kepala Program Studi Teknik Geologi Universitas Lampung, dalam sambutan pembukaannya, menyatakan bahwa kuliah umum ini adalah bagian esensial dari kurikulum untuk memberikan konteks dunia nyata bagi mahasiswa. “Tujuan utama kami adalah memberikan wawasan kontekstual kepada mahasiswa angkatan 2024 dan 2025,” ujar Kaprodi Teknik Geologi Unila. “Kuliah umum ini dirancang untuk menjembatani teori yang didapat di kelas dengan kondisi geologi di provinsi kita sendiri. Memahami geologi regional adalah fondasi sebelum mereka melangkah lebih jauh ke geologi terapan.”

Dipandu oleh moderator Sandri Erfani, M.Eng., acara berlangsung interaktif. Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi sorotan utama, menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta. Para mahasiswa melontarkan pertanyaan-pertanyaan kritis yang menunjukkan relevansi topik tersebut dengan isu-isu aktual. Dua pertanyaan yang paling disorot adalah mengenai potensi kebencanaan geologi di Lampung, serta analisis mengenai mengapa eksplorasi sumber daya mineral ekonomis di Lampung masih relatif sedikit dibandingkan daerah lain di Sumatra.

Gambar 2.Penyerahan sertifikat narasumber oleh Ketua Prodi Teknik Geologi.

Pihak program studi berharap acara ini dapat menjadi pemicu untuk kegiatan akademik lanjutan. Salah satu harapan yang muncul adalah rencana kunjungan lapangan ke beberapa lokasi di Bandar Lampung dan sekitarnya untuk melihat secara langsung produk-produk batuan dari proses geologi yang telah dibahas di dalam kelas.
Lebih lanjut, kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin dan membuka jalan bagi kolaborasi riset dan pendidikan yang lebih erat antar institusi, khususnya antara Unila dan ITERA. Acara ditutup secara resmi dengan penyerahan plakat penghargaan kepada narasumber dan moderator, serta diakhiri dengan sesi foto bersama.

Bagikan ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.